Rhenald Kasali: Tepat! Transformasi Indonesia ke Pariwisata

arief-yahya-640x394Pengamat ekonomi Universitas Indonesia (UI), yang juga praktisi bisnis ternama di Indonesia, Rhenald Kasali rupanya menjadi salah satu saksi hidup akan statement Presiden Joko Widodo di 100 CEO Forum di JCC Senayan, Jakarta, 24 November 2016 lalu.Kata Rhenald saat itu orang nomer satu di Indonesia itu akan menaikan alokasi anggaran Pariwisata 4 hingga 5 kali lipat, untuk mewujudkan target Pariwisata yang dipimpin Menteri Pariwisata Arief Yahya. Tidak tanggung-tanggung, 20 juta wisatawan mancanegara di tahun 2019 mendatang.”Ini kabar bagus, ibarat ayam dan telur keduanya saling membutuhkan. Pariwisata memang benar sangat butuh biaya yang sangat besar. Keputusan Pak Presiden Jokowi dan Menpar Arief Yahya sudah sangat tepat di tengah transformasi ekonomi yang terjadi di dunia saat ini,” ujar pria yang lahir di Jakarta, 13 Agustus 1960 itu. Continue reading

Presiden Jokowi – PM Singapura Lee Hsien Loon Perkuat Kerjasama Pariwisata

941479267983Indonesia dan Singapura makin kokoh memantapkan kerjasama di bidang pariwisata. Penguatan itu ditandai dengan penandatangan MoU on Tourism Indonesia – Singapore di sela-sela Leaders’ Retreat, di Semarang, Senin (14/11). Nota kesepahaman di sektor pariwisata itu diteken oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya dan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura, S. Iswaran di hadapan Presiden RI, Joko Widodo, dan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, di Wisma Perdamaian, Tugu Muda, Semarang, Jawa Tengah.Agenda ini mendapat perhatian ekstra dari kedua negara. Tercermin dari banyaknya pejabat tinggi yang hadir menyaksikan MoU itu dalam forum Leaders’ Retreat. Dari Indonesia, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kematiriman Luhut Binsar Panjaitan, Mensesneg Pratikno, Menristek Dikti Mohammad Nasir, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menkominfo Rudiantara, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala BKPM Thomas Lembong dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Continue reading

Kemenpar Go Digitalkan Industri Pariwisata Sumatera Utara

godigitalbethebest-1Progres percepatan destinasi prioritas Danau Toba terus dikebut oleh Kementerian Pariwisata RI. Menpar Arief Yahya memantau setiap saat perkembangan satu dari 10 “Bali Baru” itu dengan kacamata 3A, yakni Atraksi, Akses dan Amenitas. “Semuanya progres, akan lebih cepat jika tercipta Danau Toba Incorporated, atau Sumatera Utara Incorporated. Ketika tim di semua level solid, maka bisa berlari lebih speed, dan membuat banyak terobosan yang smart,” ucap Menpar Arief Yahya di Jakarta.Atraksi danau vulkanik terbesar didunia itu terus dipoles, dicarikan sisi paling kuat sebagai magnit untuk menjawab pertanyaan mengapa wisman harus berkunjung ke sana. Tidak mungkin hanya danau-nya saja. Karena itu harus menemukan kombinasi cantik antara nature, culture dan man made. “Inilah nanti yang akan didesain secara integrated oleh Badan Otorita yang memiliki kewenangan otoritatif dan koordinatif di sana,” kata Mantan Dirut PT Telkom Indonesia itu. Continue reading

Komisi X DPR Pertanyakan Alokasi Dana Promosi Pariwisata 2017

kawasan-pulau-komodo-di-provinsi-nusa-tenggara-timur-ntt-_130219122845-269Panja Pemasaran dan Destinasi Pariwisata Komisi X DPR masih belum menyetujui sejumlah usulan Kementerian Pariwisata mengenai Penyesuaian Pagu Anggaran 2017. Dari jumlah pagu Rp3,8 triliun, DPR mengkritisi alokasi anggaran sebesar Rp2,7 triliun yang dialokasikan untuk bidang pengembangan pemasaran pariwisata mancanegara maupun nusantara serta pengembangan destinasi dan industri pariwisata. “Intinya, apakah efektif menyediakan Rp2,7 triliun untuk promosi? Sebab fakta tahun sebelumnya dinaikkan dua kali lipat pun, hasilnya hanya menambah beberapa juta kunjungan wisatawan mancanegara saja,” kata anggota DPR Abdul Fikri Faqih usai rapat bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya di Jakarta, Selasa (18/10/2016).Dia menyebutkan, dalam rapat sebelumnya, Panja telah memberikan sejumlah rekomendasi namun masih diabaikan oleh Kemenpar. Salah satu usulan yang disampaikan yakni agar pemerintah lebih berkonsentrasi membangun destinasi, alih-alih melakukan promosi pemasaran secara jor-joran. Continue reading

Pariwisata Kerakyatan

pantai siungBEBERAPA waktu lalu saya berkunjung ke desa wisata Geopark Ciletuh, Sukabumi, untuk memberikan workshop branding kepada para wirausahawan desa(villagepreneur) dari beberapa desa di kawasan tersebut.Selama dua hari mengisi workshop, saya dan teman-teman rombongan tinggal di rumah salah satu penduduk yang “disulap” menjadi sebuah homestay yang memang secara khusus disewakan untuk para wisatawan yang datang. Belasan homestay di desa wisata tersebut dikoordinasi oleh PAPSI (Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi), sebuah komunitas masyarakat lokal yang secara swadaya mempromosikan dan melestarikan wisata Geopark Ciletuh.
Agar memiliki atraksi yang menarik, komunitas yang menghimpun pemuda desa ini mengembangkan paket wisata petualangan menggunakan kendaraan offroad di Geopark Ciletuh. Mereka menggunakan website untuk memasarkan paket tersebut. Continue reading

Sail Selat Karimata Ajang Promosi Pariwisata

Sail Selat Karimata 2016 sasarannya adalah promosi pariwisata karena merupakan aset Kalbar yang layak untuk dijual ke internasional.”Kunjungan wisatawan nantinya akan memberikan dampak pada pelaku usaha dan perekonomi160517083833_koh_tachai_thailand_640x360_thinkstock_nocreditan masyarakat di sekitar Karimata, Kayong Utara dan Ketapang,” kata pengamat ekonomi Untan, Ali Nasrun, Selasa (4/10/2016).Selain itu, lanjut dia akan berdampak pada transportasi karena pengunjung yang nantinya datang dari Batam dan Jakarta mendarat di Kota Pontianak.Tak hanya itu dampaknya juga ke akomodasi, kuliner dan souvenir. Bahkan kita bisa menggunakan ajang ini sebagai ajang untuk menjual produk lain. Karena sudah pasti yang datang membawa uang untuk di belanjakan.Ada kemungkinan juga yang datang adalah pengusaha sehingga mempunyai peluang untuk memperluas bisnis. Jangkauannya tidak hanya domestik, tetapi internasional bukan hanya ASEAN tetapi seluruh negara di dunia ini.
Sail Selat Karimata 2016 ini bisa memberikan multy player effect.

Continue reading

Rusia Penting bagi Pariwisata Indonesia

arief-yahya-640x394Pasar wisata Rusia tetap penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia. Kementerian Pariwisata RI menargetkan mampu mendatangkan 75.000 turis Rusia ke Indonesia. Jumlah wisatawan Rusia yang berkunjung ke Indonesia sejak Januari hingga September ini mencapai 46.000 orang. Untuk terus mendorong tingkat kunjungan wisatawan, Kementerian Pariwisata RI bersama Kedutaan Besar RI untuk Rusia mengikuti pameran promosi pariwisata terbesar Rusia, Otdykh Leisure, yang ke-22 di Moskwa. Pameran berlangsung pada 21-24 September.Kepala Bidang Promosi Pariwisata Pasar Eropa Kementerian Pariwisata RI Maria Mayabubun optimistis peluang pasar Rusia masih baik dan penting.”Pemerintah tak ingin kehilangan momentum dari pulihnya pasar Rusia seusai krisis. Minat mereka terhadap wisata alam dan budaya tinggi. Ini dimiliki pasar Indonesia,” kata Maria di sela-sela pameran di Moskwa, Rabu (21/9/2016), seperti dilaporkan wartawan Kompas, Ayu Sulistyowati.
Continue reading

Pariwisata Nusantara Ngebut Move Up ke Digital

timor lesteGerakan Go Digital yang digaungkan Menpar Arief Yahya di Rakornas III Pariwisata 2016 ternyata bukan hanya sekedar gerakan move on. Di Pemasaran Nusantara Kementerian Pariwisata, ini diartikan sebagai move up, gerakan untuk naik ke keadaan yang lebih baik, tidak sekedar bergeser ke jalur horizontal. “Pelan-pelan kami sudah mulai membiasakan diri masuk ke iklim digital. Manfaat dari teknologi informasi sekarang ini sangat besar. Dari smartphone yang ukurannya kecil ini kita bisa memanfaatkannya untuk berbagai macam hal,” kata Esthy Reko Astuti, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Jumat (16/9). Ucapan Esthy itu bukan tanpa alasan. Data U.S. Census Bureau serves America ikut mendukung statementnya. Tak percaya? U.S. Census Bureau serves America, penyedia layanan data tingkat dunia, menyebutkan penduduk Indonesia mencapai 259,1 juta. Dari jumlah itu, 88,1 juta di antaranya pengguna aktif internet.

Continue reading