Punya Lima PR Pariwisata, Wishnutama Diminta Mencontoh Portugal

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio diharapkan segera mengatasi lima pekerjaan rumahnya di bidang industri pariwisata.

“Pertama, bagaimana meningkatkan pendapatan devisa terkait pengeluaran dan lama masa tinggal wisatawan mancanegara,” kata pakar marketing pariwisata halal Bayu Endro Winarko di Jakarta, Senin 4 November 2019.

Continue reading

Jika Wishnutama Jadi Menteri Pariwisata, Ini Analisis Pakar Pariwisata

Praktisi bidang broadcasting Wishnutama Kusubandrio mendatangi Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10/2019). Spekulasi beredar, Wishnutama akan mengisi jabatan Menteri Pariwisata Kabinet Jokowi Jilid 2. Usai berdiskusi dengan Presiden Jokowi di Istana, Wishnutama menemui awak media yang sudah menunggu di luar. Menurutnya, ia akan mengisi jabatan yang sesuai dengan kemampuannya. Ia menuturkan diminta untuk meningkatkan kemampuan kreativitas di Indonesia dan juga meningkatkan devisa negara. Mengomentari hal ini, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya dalam diskusi di KompasTV, memberi dugaan bahwa Wishnutama akan mengisi jabatan Menteri Pariwisata.

Continue reading

Wagub Jabar Apresiasi Upaya Tasikmalaya Gairahkan Sektor Pariwisata

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya menggairahkan sektor pariwisata di wilayahnya. Hal tersebut diungkapkan saat membuka kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) 2019 di Jl KH Zaenal Mustofa, Kota Tasikmalaya, Minggu (13/10/19). “Event wisata seperti TOF 2019 ini harus diperbanyak,” ucap dia sesuai keterangan rilis yang Kompas.com terima, Minggu. Uu menjelaskan, saat ini pihaknya berfokus pada peningkatan kualitas pariwisata di Jabar.

“Saya disuruh Gubernur Jabar Ridwan Kamil mencari 10 desa yang memiliki potensi pariwisata. Kalau di sini (Tasikmalaya) ada, akan kami cek dan kembangkan,” katanya. Maka dari itu dirinya mengapresiasi event TOF 2019 ini karena dinilai dapat memperkenalkan potensi budaya daerah dan mengukuhkan Jabar sebagai provinsi yang lekat dengan wisata. Sekadar informasi, TOF 2019 menampilkan beragam pertunjukan seni yang dipadukan dengan payung geulis (payung yang terbuat dari kertas). Dengan tema Gebyar Payung Geulis, kegiatan ini melibatkan 1.440 orang dengan 177 jenis fashion show dari 48 kontingen. Baca juga: Pemdaprov Jabar Subsidi Tipping Fee TPPAS Regional Legok Nangka Diantara mereka, terdapat sejumlah penyandang disabilitas yang turut unjuk gigi. Adapun TOF 2019 merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan hari jadi Kota Tasikmalaya ke-18 yang jatuh pada tanggal 17 Oktober. Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan TOF 2019 adalah event strategis berskala nasional yang dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya sebagai salah satu media promosi untuk memperkenalkan potensi budaya, pariwisata, perdagangan dan peluang investasi di Tasikmalaya. “Potensi keanekaragaman industri kreatif di Kota Tasikmalaya yang lahir dari kreatifitas masyarakat harus dikembangkan,” ujar Budiman.

Kemenpar Gandeng Agate Promosi Pariwisata via Game

Agate mengumumkan kerja sama dengan Kementerian Pariwisata untuk membuat game dengan tujuan untuk memperkenalkan pariwisata di Indonesia. Kerja sama ini juga ditujukan untuk mendorong pertumbuhan wisatawan asing di Indonesia.

Pariwisata Indonesia akan dihadirkan melalui permainan interaktif guna menyuguhkan pengalaman langsung kepada pemain, sehingga diharapkan dapat mendorong minat wisatawan asing untuk berlibur ke Indonesia.

Game hasil kolaborasi Agate dan Kementerian Pariwisata dapat diunduh di smartphone bersistem operasi Android melalui Google Play Store. Melalui kolaborasi ini, Agate menghadirkan dua produk yaitu game bertajuk Onet Asli dan Crossword Go yang telah dimodifikasi khusus untuk server global. 

Continue reading