Category Archives: Berita Pelatihan

Kemenpar Ajak Warga Depok Ikut Kembangkan Sektor Pariwisata

160517083833_koh_tachai_thailand_640x360_thinkstock_nocreditPelatihan Pariwisata – Kementerian Pariwisata  (Kemenpar) mencanangkan Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona di Situ Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Senin 7 Agustus 2017. Pencanangan gerakan dihadiri Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad, anggota DPR Nuroji dan Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenpar Pariwisata Oneng SetyahariniMenurut Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009, kata Oneng, wisata adalah kegiatan perjalanan seseorang atau sekelompok orang dengan mengunjungi tempat tertentu untuk tujuan rekreasi, pengembangan pribadi, atau mempelajari keunikan daya tarik wisata yang dikunjungi dalam jangka waktu sementara.”Pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah dan pemda masing-masing wilayah,” ucap Oneng, Senin 7 Agustus 2017.Dalam upaya peningkatan dan pembinaan Sadar Wisata dalam pengembangan pariwisata, Oneng menambahkan Kemenpar membuat konsep yang bernama Sadar Wisata.

Continue reading

Cantiknya Kampoeng Jokowi, Objek Wisata Baru di Garut

pelatihan pariwisataKampoeng Jokowi merupakan perkampungan yang dihuni para pekerja kebun teh yang kini dijadikan sebuah objek wisata baru di Garut. Objek wisata ini menawarkan suasana kesederhanaan khas perkampungan dengan pemandangan alam asri dan udara yang sangat sejuk. Objek wisata baru yang mulai didirikan pada awal tahun 2017 ini berlokasi di kaki Gunung Cikuray atau tepatnya di kawasan Perkebunan Teh Nusantara VIII Dayeuhmanggung, Kecamatan Cilawu, Garut.Pengelola Kampoeng Jokowi, Asep Budi Jatnika mengatakan, awalnya pemukiman warga ini bernama Kampung Cipinang. Namun nama tersebut diubah menjadi Kampoeng Jokowi karena terinspirasi oleh kesederhanaan Presiden RI ke-7 itu.”Awalnya kampung ini adalah pemukiman warga biasa yang dihuni oleh karyawan perkebunan. Sebelumnya, tidak akan dijadikan objek wisata, namun ternyata banyak wisatawan yang berkunjung ke sini,” ungkap pria yang akrab disapa ABJ itu.Untuk nama Kampoeng Jokowi sendiri, memang terinspirasi dari Presiden Jokowi. “Karena menurut saya, Jokowi merupakan sosok sederhana yang bisa menjadi Presiden RI dengan kerja kerasnya. Diharapkan, Wisata Kampoeng Jokowi sendiri bisa mendunia seperti Pak Jokowi,” Asep menambahkan. Continue reading

Indonesia Agresif Promosikan Pariwisata di Tiongkok

tionkokKementerian Pariwisata (Kemenpar) akan agresif memasarkan pariwisata Indonesia di Tiongkok mengingat potensi wisatawan asal negara tersebut sangat besar. Promosi pariwisata akan dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya melalui media massa, travel mart, sales mission, kuliner, hingga promosi ke kampus-kampus di Tiongkok.“Kami gunakan media-media berpengaruh di Tiongkok, dari CCTV, CNS, Xinhua, Baidu, dan channel-channel lainnya. Semua platform digital yang punya pengaruh di sana kami promosikan Wonderful Indonesia,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Jakarta, Rabu (17/2).Menpar melanjutkan, pihaknya melakukan sales misson yang mengajak para pelaku industri pariwisata di Tanah Air untuk bertemu dengan buyers. Kemenpar juga menggelar festival atau pertunjukkan kesenian, kebudayaan, dan semua yang bernuansa kuat Wonderful Indonesia di banyak kota di Tiongkok. Targetnya adalah memperkenalkan nama Indonesia dengan berbagai destinasi menarik. Continue reading

Menteri Sofyan: Aturan Minuman Beralkohol Jangan Sampai Matikan Pariwisata

 

Jadwal Pelatihan Pariwisata 2016

rupat utaraMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mendukung pengaturan pemasaran minuman beralkohol. Namun, ia menekankan, undang-undang yang akan dibahas DPR terkait minuman beralkohol tidak mematikan industri pariwisata. “Bahwa itu diatur, iya. Tapi bahwa pelarangan alkohol itu harus hati-hati ya. Pengaturan setuju, harus diatur,” ujar Sofyan, di Istana Kepresidenan, Selasa (14/4/2015) malam.Sofyan mengatakan, pemerintah dan DPR harus mempertimbangkan dampak aturan tersebu terhadap sektor pariwitasa. “Jangan sampai pengaturan itu excessive hingga membunuh potensi turis,” kata dia. Menurut dia, bagi turis yang berasal dari berbagai negara, minumal alkohol adalah bagian dari gaya hidup. Aturan yang melarang peredaran minuman tersebut dinilai akan menganggu aktivitas mereka di Indonesia.
Continue reading

Malaysia Diharapkan Tiru Pariwisata Indonesia yang Bebaskan Visa

Pelatihan Pariwisata| Diklat Pariwisata | Jadwal Pelatihan Pariwisata 2016

pariwisata-pokdarwis-dkiPelatihan Paiwisata |Pemerintah Malaysia perlu meniru Indonesia yang telah membebaskan persyaratan bagi warga negara Tiongkok untuk berkunjung, demikian menurut operator travel lokal seperti yang dikutip dari Asiaone Malaysia, Selasa (6/1/2014). Presiden Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA), Hamzah Rahmat, mengatakan bahwa asosiasi mereka telah berusaha meminta izin dari pemerintah Malaysia sejak tahun 2004, tetapi sampai saat ini belum ada respon.”Ini saatnya Malaysia untuk melakukan sesuatu, tidak hanya untuk turis dari Tiongkok, tetapi juga turis dari negara lain yang memiliki mata uang yang kuat,” kata Hamzah. Continue reading

Pesona Indonesia Hadir Dampingi Wonderful Indonesia

Pelatihan Pariwisata | DIklat Pariwisata

Mpesona indonesiaendampingi logo branding pariwisata Indonesia, “Wonderful Indonesia” yang selama ini digunakan, Kementerian Pariwisata meluncurkan padanannya untuk versi dalam negeri (domestik), yaitu “Pesona Indonesia”. Acara peluncuran logo branding dilakukan di Balairung, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, belum lama ini. Pariwisata Indonesia menggunakan kedua nama-citra tersebut sebagai wajah logo untuk menarik wisatawan di dalam negeri sekaligus membenamkan nilai darinya pada setiap destinasi yang ada. Continue reading

Indonesia Belum Memiliki Data MICE Akurat

Pelatihan MICE | Pelatihan Pariwisata

Menanggapi kebijakan baru pemerintah mengenmanadoai pembatasan pertemuan di hotel sebagai langkah strategis untuk penghematan berdampak pada kekhawatiran para pelaku bisnis wisata khususnya yang berkaitan dengan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di tanah air. Tentu saja kekhawatiran mereka didasari oleh kenyataan bahwa salah satu pasar MICE terbesar berasal dari instansi pemerintah.“Potensi kekuatan destinasi MICE di Indonesia telah terbangun, bahkan sudah ditetapkan bahwa ada 16 kota MICE di Indonesia. Kota-kota ini ditetapkan menjadi kota MICE setelah dianggap tepat dengan 9 kriteria yang terdiri dari 67 indikator. Lalu ketika ada kebijakan tersebut, tak mungkin menghilangkan strategi pengembangannya. Hanya saja kita perlu riset lagi bagaimana alternatif untuk pengembangan strategi destinasi MICE ini agar pasarnya terus tumbuh,” ungkap Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus, Konvensi, Insentif, dan Event Kementerian Pariwisata, Achyaruddin saat penyelenggaraan MICE Outlook 2014, Kamis (11/12/2014). Continue reading