Category Archives: Pelatihan Pariwisata

Digitalisasi Bangkitkan Sektor Pariwisata di Tengah Pandemi

Digitalisasi Bangkitkan Sektor Pariwisata di Tengah Pandemi

Pelatihan Pariwisata – Tak salah barangkali kalau menyebut sektor pariwisata menjadi yang paling terdampak pandemi Covid-19. Nihilnya penerbangan langsung dari luar negeri ke ‘hotspot’ turisme nasional seperti Bali membuat industri pariwisata sempat nyaris lumpuh.

Hilangnya jutaan wisatawan asing sejak 2020 lalu, membuat tak sedikit pekerja sektor ini yang terdampak. Menurut data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif per Oktober 2020, sedikitnya 248.000 pekerja bidang pariwisata yang terkena imbas langsung seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) atau dirumahkan.

Kondisi ini tentu sangat disayangkan. Apalagi sektor pariwisata, sebelum pandemi, menyumbang devisa negara hingga 20 miliar dolar AS per tahunnya. Tapi apa mau dikata, pemulihan sektor pariwasata sangat bergantung kepada pengendalian pandemi. Continue reading

Cukup pakai hasil tes GeNose, Anda bisa berwisata ke Yogyakarta

Cukup pakai hasil tes GeNose, Anda bisa berwisata ke Yogyakarta

Pelatihan Pariwisata – Libur panjang paskah pada awal April 2021 menyebabkan jalanan Yogyakarta mulai dipenuhi kendaraan dari luar daerah. Namun, pengunjung di luar daerah harus melengkapi dengan surat tes Covid-19 dengan hasil negatif.

Singgih Raharjo, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengatakan selama Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih dilaksanakan.

Wisatawan yang hendak masuk ke DIY harus menaati ketentuan tersebut.

Ujar Singgih pada Jumat (2/4/2021): “Selama PPKM belum dihapuskan hingga saat ini, pemudik tetap menggunakan syarat antigen. Itu tetap berlaku.”

Singgih melanjutkan, sertifikat quick test harus dibawa selama perjalanan di daerah DIY, dan hasilnya harus negatif, yang juga syarat untuk menginap di hotel. “Persyaratan itu kan diwajibkan untuk pelaku perjalan dari luar daerah. Kalau dalam daerah sendiri tidak,”

Bisa Menggunakan GeNose

Mulai 1 April 2021, tidak hanya hasil rapid antigen test atau PCR yang digunakan. Wisatawan juga bisa membawa hasil GeNose C-19 karena telah digunakan sebagai syarat perjalanan di stasiun atau bandara.

Singgih menambahkan: “Sejak 1 April, di Bandara YIA (GeNose) sudah mulai berlaku dan jika naik kereta juga. Saya rasa ini juga bisa menjadi bagian dari skiring itu sendiri.”

Ia melanjutkan, selama libur panjang ini, wisatawan berbondong-bondong ke Yogyakarta. Apalagi Ramadhan akan segera datang, sehingga banyak warga yang pulang sebentar untuk sholat atau berziarah di kuburan.

“Saya melihat di hari ini kan libur nasional itukan bertepatan dengan menjelang Ramadhan, saya belum cek visiting Jogja ya. Tapi saya melihat di jalan itu sudah terjadi peningkatan (jumlah kendaraan). Mungkin pada nyadran,” sambung Singgih.

“Kemarin sudah mulai terasa itu. Tapi saya belum cek lagi di visiting Jogja. Biasanya kalau trennya visiting Jogja itu di Sabtu Minggunya jadi peaknya di minggunya biasanya,” imbuhnya.

Singgih menambahkan, perkirakan jumlah wisatawan yang masuk akan bertambah sejak kemarin. Menurut data Visiting Jogja, jika ada libur panjang, puncaknya pada Sabtu atau Minggu.

Dia menambahkan: “Saya mulai merasakan hal seperti ini kemarin. Tapi saya belum cek lagi di visiting Jogja. Kalau trennya ke Jogja pada hari Sabtu, tapi biasanya hari Minggu itu puncaknya.”

Kemendag: Jasa pariwisata Indonesia unggul di RCEP

Kemendag: Jasa pariwisata Indonesia unggul di RCEP

Pelatihan Pariwisata – Direktur Perundingan Perdagangan Jasa Kementerian Perdagangan (Kemendag) Iskandar Panjaitan menyampaikan sektor jasa pariwisata RI termasuk salah satu yang unggul dalam kerangka kerja sama Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) di sektor jasa.

“Kalau kita lihat kategori pariwisata, services, di sana ada hotel services, kemudian hospitality, restoran, ini kita punya peluang yang cukup tinggi,” kata Iskandar pada seminar web “Bedah Trade in Services dan E-Commerce dalam Perjanjian RCEP”  (19/3)

Untuk hospitality dan konstruksi, Indonesia dapat memanfaatkan negara-negara seperti China dan Australia sebagai peluang.

Selain itu terdapat sektor jasa pelayanan ritel yang juga cukup kompetitif, misalnya Alfamart, yang saat ini telah tersedia di Filipina dan Vietnam. Menurut Iskandar, jasa transportasi Indonesia juga memiliki peluang yang unggul, baik dalam bentuk joint venture dan franchising.

“Jasa di sektor ekonomi kreatif kita cukup unggul sebetulnya. Mungkin saat ini lebih banyak pada moda I melalui mail atau internet. Dan di moda IV nya, kita punya pelaku-pelaku yang cukup kompetitif dan sudah cukup dipakai banyak,” ungkap Iskandar.

Untuk itu, lanjut Iskandar, talenta di sektor ekonomi kreatif tersebut perlu dilindungi dengan hak cipta yang dapat dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia. Sektor jasa lain yang juga menjadi peluang ada sekolah atau pendidikan, di mana Indonesia memiliki talenta-talenta mumpuni.

Sayangnya talenta tersebut belum didukung oleh infrastruktur formal berupa sertifikasi dan pelatihan yang dapat dipakai untuk bersaing dalam RCEP. Menurut Iskandar, Kemendag juga tengah menganalisa jasa-jasa unggul apa yang dimiliki Indonesia untuk dapat dinaungi dalam kerja sama RCEP.

Dorong Sektor Pariwisata, Mariott International Indonesia gandeng Garuda Indonesia (GIAA)

Dorong Sektor Pariwisata, Marriot International Indonesia gandeng Garuda Indonesia (GIAA)

Pelatihan Pariwisata – Marriott International Indonesia dan maskapai Garuda Indonesia (GIAA), mengumumkan kemitraan untuk menunjang kebutuhan wisatawan di seluruh nusantara.

Ramesh Jackson, Area Vice President untuk Indonesia, Marriot Internasional mengatakan, bekerjasama dengan sebuah maskapai penerbangan terkemuka yang diakui oleh para wisatawan di seluruh dunia. Hal ini merupakan upaya berkelanjutan Marriot untuk mewujudkan perjalanan para tamu dengan tetap menjunjung tinggi komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan.

“Semakin banyak wisatawan yang melakukan staycation dan menemukan destinasi yang lebih dekat dengan rumah, kemitraan ini memungkinkan wisatawan mengakses beberapa destinasi dan pengalaman liburan paling disukai di Indonesia dengan portofolio hotel dan resor kami yang luas. Tidak diragukan lagi tahun ini sangat berbeda, tetapi, kami yakin situasi akan segera membaik dan wisatawan akan dapat melakukan perjalanan lagi,” ujar Ramesh (15/3).

Ade R. Susardi, Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia menambahkan, kolaborasi ini turut sejalan dengan komitmen GIAA sebagai national flag carrier dalam mendukung pemulihan dan kemajuan sektor pariwisata dalam negeri di tengah krisis Covid-19, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan.

“Tentunya, kemitraan yang menjanjikan ini akan meningkatkan pengalaman perjalanan yang berbeda kepada pelanggan kami, karena kami memberikan pilihan yang menarik dan menghubungkan mereka ke berbagai destinasi indah di kepulauan Indonesia dengan senantiasa memastikan keamanan dan kenyamanan penerbangan bagi seluruh penumpang,” tambah Ade.

Dengan lebih dari 19 brand dan 58 properti di Indonesia, Marriott International memiliki distribusi hotel yang signifikan di beberapa destinasi paling terkenal di Indonesia seperti Bali, Belitung, Surabaya, dan Yogyakarta.

Portofolio hotel dan resor Marriott memiliki semua yang dibutuhkan untuk menginspirasi sebuah perjalanan dan memberikan konsep pengalaman perjalanan ‘holiday at home’ yang menarik.

Wisatawan bisa memilih perjalanan yang berfokus pada kesehatan dan ketenangan melalui perjalanan wellness yang dirancang untuk mengatur ulang metabolisme di Mandapa, A Ritz Carlton Reserve di Bali.

Selain itu, wisatawan juga dapat memilih petualangan di wilayah terpencil sambil mengagumi keajaiban Candi Borobudur dan Gua Jomblang; sebuah hutan kuno di bawah gua vertikal, Yogyakarta Marriott Hotel adalah tempat ideal saat jauh dari rumah.

Tidak ketinggalan, Anda bisa sekadar mengejutkan orang terdekat dengan liburan sambil berbelanja di kota seperti di The Westin Surabaya yang memiliki akses langsung ke salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Indonesia.

Kemitraan baru ini mengundang para wisatawan untuk menikmati special rates dan benefit tambahan dengan menunjukkan boarding pass Garuda saat menginap di portofolio hotel dan resor Marriott International yang berpartisipasi di seluruh Indonesia.

Para tamu dapat mendaftar sebagai anggota Marriott Bonvoy dan menikmati benefit tambahan ketika memesan seperti Member Rates eksklusif, Wi-Fi gratis, dan akses ke aplikasi Marriott Mobile, termasuk mobile check-in dan check-out, untuk merasakan pengalaman perjalanan yang mulus.

Marriott Bonvoy lebih dari sekadar program loyalitas hotel ini adalah program perjalanan aspiratif bagi mereka yang memiliki passion untuk mendapatkan sebuah pengalaman luar biasa dan perjalanan global. Nikmati keuntungan saat bergabung dan mulai meraih status Elite dengan kunjungan pertama Anda.

Selain itu Marriott Bonvoy juga menawarkan akses eksklusif ke acara dan pengalaman termasuk konser, acara kuliner, dan lainnya.

Saat dunia menuju pemulihan, Marriott tetap berkomitmen untuk menerapkan lingkungan bersih yang telah mengikuti protokol ahli untuk mengantisipasi Covid-19.

Semua hotel dan resor di Indonesia akan menerapkan standar operasional dan protokol Marriot International’s Commitment to Clean yang mencakup standar kesehatan dan keselamatan yang ditingkatkan oleh Global Cleanliness Council perusahaan.

Protokol ini termasuk persyaratan penutup wajah untuk tamu, kebijakan social distancing, berkurangnya kapasitas tempat duduk untuk rapat, pembersihan area yang sering digunakan secara berkala, penyanitasi tangan di seluruh hotel, pilihan teknologi mobile dan hybrid meeting.

Selain itu, Garuda Indonesia juga memiliki nilai yang sama khususnya mengenai standar keselamatan dan protokol kesehatan dalam segala aspek layanan. Sebagai national flag carrier, Garuda Indonesia berkomitmen untuk secara konsisten memberikan penerbangan yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.

Dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat yang mengutamakan Cleanliness (Kebersihan), Healthy (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environmental Sustainability (Kelestarian Lingkungan) atau CHSE, terutama dalam menjaga jarak di seluruh aspek layanan kami.

Ade menyebut, reputasi Garuda Indonesia sebagai salah satu maskapai paling aman di seluruh dunia dalam hal menerapkan protokol kesehatan.

“Ini merupakan sesuatu yang kami upayakan dengan kerja keras setiap harinya di setiap layanan penerbangan, karena kami memahami aspek keamanan dan kenyamanan penerbangan merupakan prioritas utama yang dikedepankan wisatawan di masa pandemi ini,” pungkas Ade.

KKP Gelar Kontes Ikan Hias untuk Gerakkan Pariwisata di Tengah Pandemi

KKP Gelar Kontes Ikan Hias untuk Gerakkan Pariwisata di Tengah Pandemi

Pelatihan Pariwisata – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar pameran ikan hias endemik asli Indonesia. Ini dilakukan agar masyarakat Indonesia mengetahui ikan-ikan endemik asli tersebut, sekaligus menggerakkan wisata ikan hias.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti merinci, sudah ada beberapa komunitas yang telah mendaftar yaitu louhan, discus, koi dan mas koki.

“Perlu bagi kita mengenalkan masyarakat Indonesia kepada ikan ikan endemik asli Indonesia melalui kontes atau pameran seperti ini. Saat ini Indonesia memiliki 4.552 jenis spesies ikan hias bahkan 440 di antaranya merupakan endemik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” kata Artati Widiarti, dilansir dari laman kkp.go.id, Minggu (14/3).

Kata Artati, raiser ikan hias yang dibangun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Cibinong, Bogor sudah menjadi rujukan para penghobi dan pencinta ikan hias untuk menggelar kontes. Sepanjang tahun 2020 yang merupakan masa pandemi Covid 19, KKP tetap memfasilitasi penyelenggaraan kontes ikan hias dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, raiser ikan hias bisa meningkatkan kualitas dan menggerakkan wisata berkaitan ikan hias. “Perlu adanya perpaduan, baik itu kontes (ikan hias), training, dan juga pengembangan. Supaya bisa menggerakkan wisata juga,” kata Menteri Trenggono.

Menurut Menteri KKP, Pusat Pengembangan dan Pemasaran Ikan Hias Raiser Ikan Hias di Cibinong, Bogor ini ditujukan untuk menyiasati peluang pasar baru dan promosi. Serta lebih memacu dan meningkatkan pangsa pasar ikan hias Indonesia di dunia internasional. “Raiser ikan hias ini satu-satunya fasilitas pengembangan dan pemasaran ikan hias terbesar milik pemerintah,” ujar Menteri trenggono.

Bantu Jaga Geliat Bisnis

Lanjut Artati, raiser ikan hias Cibinong turut membantu menjaga geliat bisnis ikan hias di tengah pandemi dengan tetap memfasilitasi penyelenggaraan kontes dan bursa ikan hias. Tahun kemarin tercatat ada 6 kali penyelenggaraan kontes ikan hias dengan jenis discus, louhan, cupang dan mas koki.

Raiser ikan hias Cibinong dilengkapi dengan exhibition hall merupakan tempat yang representatif untuk menyelenggarakan berbagai macam kegiatan kontes, pameran, bursa atapun kegiatan lainnya yang terkait dengan ikan hias.

Hal ini diakui oleh Vincentius Deddy dari Royal Gold Fish Depok yang sukses menyelenggarakan kontes ikan mas koki yang bertajuk ‘4 th Indonesian goldfish league 2021’ pada tanggal 5-7 Maret 2021 lalu.

“Kami pilih penyelenggaraan liga maskoki yang ke-4 ini diadakan di raiser ikan hias Cibinong setelah berkaca dari kesuksesan penyelenggaraan yang ke-2 dan 3 di tempat ini pada tahun lalu. Tempatnya sangat luas serta mengakomodir keperluan kita baik dari segi perlengkapan serta fasilitas lainnya. Dan yang terpenting koordinasi dengan pihak pengelola yang sangat mudah dan sangat mensupport kebutuhan kita mulai dari perizinan hingga penyelenggaraan acara,” tandas Deddy.