Category Archives: Tourism Hot Topic

Pariwisata Turki Terancam Ambruk

533543_01380431122015_TurkiSerangan bom di Istanbul yang menewaskan 41 orang dan melukai 239 lainnya, telah membuat pariwisata Turki semakin hancur. Pasalnya, dalam setahun ini sudah lima kali serangan bom dan pariwisata Turki telah terkena dampaknya. Di awal tahun ini, serangan teroris di Istanbul menewaskan belasan warga Jerman. Namun, serangan terbaru pada Rabu, 29 Juni 2016, seperti dilaporkan Reuters, meupakan yang terparah sepanjang tahun ini.Akibat insiden tersebut, saham-saham yang terkait dengan pariwisata Turki, termasuk saham maskapai penerbangan Turkish Airlines, merosot signifikan. Selain itu, peringatan larangan bepergian ke Istanbul yang sebelumnya telah diberlakukan sejumlah negara, juga semakin memperparah kondisi pariwisata setempat. Continue reading

Menteri Arif Yahya Instruksi Kadisparda Indonesia Berpromosi di BBTF

arief-yahya-640x394Menteri Pariwisata Arif Yahya membuka secara resmi event tahunan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2016 di Nusa Dua Bali, Kamis (23/6). Dalam pembukaan tersebut, Arif Yahya menyebut jika, BBTF di Bali memiliki dampak bagi pariwisata di Indonesia. Ia menegaskan, pemerintah akan mendukung sepenuhnya BBTF ini karena telah mendatang nilai transaksi yang besar bagi Indonesia. Menurutnya, salah satu event sejenis terbesar adalah International Berlin Travel and Fair (IBTF). Namun dari sisi tansaksinya, BBTF juga mampu menyamai  transaski IBTF. “Kalau di Berlin kita hanya menjadi partisipan kecil, sementara kalau di BBTF kita menjadi tuan rumah. Kalau mau pilih dua-duanya, maka saya akan pilih dua-duanya. Tetapi kalau boleh memilih salah satu, maka Indonesia akan lebih memilih BBTF. Pemerintah akan mendukung BBTF ketimbang IBTF,” ujarnya. Ia menjelaskan, dalam BBTF kali ini, sebanyak 21 provinsi di Indonesia dilibatkan untuk diberi kesempatan menjual dan mempromosikan pariwisatanya di BBTF. Sementara total transaksi diprediksi bisa mencapai 520 juta dolar dengan 80 buyer asing dan 20 buyer asal Indonesia. Transaksi tersebut adalah transaksi B to B. Continue reading

Berada di Posisi 50 Dunia, Pariwisata Indonesia Masih Tertinggal

lombok_cnt_9jun11_istock_bKepala BPS RI DR. Suryamin, M.Sc, mengatakan berdasarkan Travel and Tourism Competitiveness Index WEF, saat ini daya saing pariwisata Indonesia berada pada peringkat ke 50.”Artinya daya saing pariwisata Indonesia masih kalah tertinggal karena kendala pembangunan infrastruktur pariwisata, pembangunan lingkungan, serta kesehatan dan kebersihan yang masih kurang,” katanya di Pekanbaru, Kamis (2/6).Menurut dia, pariwisata berkelanjutan dapat tercapai jika didukung oleh instrumen yang memadai seperti ketersediaan infrastruktur dan fasilitas.Disamping itu investasi diperlukan untuk membangun infrastruktur baru, tentunya dengan teknologi ramah lingkungan, transportasi dan akomodasi yang meminimalkan konsumsi energi, pengadaan air bersih dan pusat pembangkit energi terbarukan, pengolahan limbah hingga fasilitas umum seperti telekomunikasi dan fasilitas kesehatan. Continue reading

Menpar Arief Yahya Nonstop Temui 6 Industri Pariwisata Beijing

arief-yahya-640x394Seharian sebelum First Conference Tourism for Development digelar, 19-20 Mei 2016, Menpar Arief Yahya marathon meeting dengan mitra enam industri pariwisata di Beijing, China.Dari lima besar wholeseler, airlines chartered service, airlines industry, dua property tourism investmen industry, sampai national media agency. “Semakin banyak pintu yang terbuka untuk menuju target 20 juta wisman di tahun 2019,” ujar Menpar Arief Yahya.Sejak landing di ibu kota Tiongkok itu, menuju China World Summit Wing Hotel pukul 12.00 sampai 22.00 tidak berhenti meeting dengan pelaku bisnis pariwisata itu. Dua dari tiga prioritas utama, yakni soal pemasaran dan pengembangan destinasi-industri pariwisata dibahas detail, sampai ke level teknis.
“Ujungnya adalah memperkuat 3A, atraksi, akses, amenitas agar mampu mngangkut dan menampung sebanyak mungkin wisman,” ucap Arief Yahya.
Continue reading

Kemenpar Kebut Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat

arief-yahya-640x394Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggeber persiapan mengedukasi masyarakat agar semakin connect dengan spirit pariwisata. Melalui Gerakan sadar wisata dan menjadikan Sapta Pesona menjadi life style terus disebar kemana-mana. Sebagai implementasi WIN-Way, solid, speed, smart. Salah satunya, Bimtek Gerakan Sadar Wisata (Gernasta) di Jakarta, 11 Mei 2016. Di pekan yang sama, kementerian yang dinakhodai Arief Yahya itu juga akan menggelar Gerakan Sadar Wisata dan Penguatan Kelompok Sadar Wisata Kerinci, Jambi, Banda Aceh dan Kepulauan Karimun. “Community Based Tourism Development adalah keharusan. Jadi kami harus mati-matian membangun dan mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat. Masyarakat perlu diedukasi supaya sadar wisata dan menjadikan Sapta Pesona (menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan, kesejukan, keindahan, ramah tamah dan kenangan, red) menjadi bagian dari life style,” terang Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenpar, Oneng Setya Harini.

Continue reading

Menpar Minta 10 Persen Lulusan Pariwisata Jadi ‘Entrepreneur’

arief-yahya-640x394Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, meminta 10 persen lulusan pariwisata khususnya lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung menjadi //entrepreneur//. Hal tersebut, disampaikan Arief saat mewisuda 675 wisudawan STP Bandung, Kamis (21/4). “Kami minta 10 persen saja, ternyata lulusan STP Bandung sudah 11 persen jadi entrepreneur, bagus,” ujar Arief kepada wartawan. Menurut Arief, pihaknya mendorong lulusan STP menjadi entrepreuner atau wirausaha baru. Untuk mewujudkan target tersebut, Kemenpar mendorong STP menjalin kerja sama dengan berbagai pihak agar wirausaha baru tersebut bisa berkembang.
Continue reading