Pitana: Pariwisata Akan Menjadi Kebutuhan Primer

Jadwal Pelatihan Pariwisata 2016

eiffel-towerKepala Badan Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana mengatakan pariwisata ke depan akan menjadi kebutuhan primer. “Ke depan, satu dari sembilan tenaga kerja pasti berkecimpung di dunia kerja terkait dengan pariwisata. Pariwisata merupakan salah satu sektor yang sangat cepat dan sangat tinggi menyerap tenaga kerja,” katanya di Yogyakarta, Rabu (18/3/2015).Pada wisuda 472 lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (Stipram) program D-3 Jurusan Perhotelan dan S-1 Jurusan Hospitality (Ilmu Pariwisata), Pitana mengatakan saat ini industri pariwisata menjadi penghasil devisa yang cukup banyak di Indonesia.

“Oleh karena itu, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 bukan merupakan ancaman tetapi tantangan bagi kita untuk berbakti dan memberi sumbangsih kepada bangsa dan negara,” kata Pitana.

Ketua Stipram Suhendroyono mengatakan para pegiat pariwisata meyakini pariwisata akan menjadi salah satu bidang yang akan mampu berbicara banyak di tengah pesimisme sebagian pihak menghadapi MEA 2015.

“Mereka optimistis pariwisata akan menjadi industri dahsyat. Dengan jumlah wisatawan mancanegara 9 juta orang akan meraup dollar cukup banyak dan menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit,” katanya.

Menurut Suhendroyono, angka 9 juta wisman akan mampu meraup pendapatan 21 juta dollar AS dan menyerap 3,2 juta tenaga kerja. Angka itu merupakan penyerapan tenaga kerja yang cukup signifikan di tengah pengangguran terdidik sebanyak 40 juta orang. “Apalagi jika target 20 juta wisman tercapai. Saya meyakini masyarakat Indonesia akan sejahtera, dan setiap rakyat tidak akan lagi menanggung utang satu sen pun,” kata Suhendroyono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


four + = 6

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>