Tag Archives: diklat dinas pariwisata

Pelatihan Manajemen Usaha Jasa Pariwisata

Pelatihan Manajemen Usaha Jasa Pariwisata

Pelatihan Usaha Jasa Pariwisata

 

Pelatihan Manajemen Usaha Jasa Pariwisata- Usaha Jasa Pariwisata memegang peranan penting dalam meningkatkan pendapatan daerah dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, karena usaha jasa pariwisata  dapat mempertemukan permintaan antar daerah. Potensi pariwisata Indonesia sangatlah besar baik dari potensi wisata budaya, wisata belanja ataupun wisata pendidikan. Dalam mengembangkan pariwisata tentunya didukung oleh industri-industri atau usaha-usaha terkait dengan pariwisata sesuai dengan Undang-Undang Pariwisata No.10 Tahun 2009. Dalam perkembangannya usaha-usaha pariwisata tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda dan memegang peranan yang sangat penting dalam rantai nilai pariwisata dan industri pariwisata. Sebagai contoh usaha akomodasi telah terbagi menjadi beberapa golongan, mulai dari homestay, hotel melati sampai dengan hotel berbintang. Namun demikian tidak atau belum semua usaha pariwisata telah mempunyai klasifikasi dan persyaratan teknis usahanya. Pelatihan ini bertujuan memberi bekal pengetahuan dan keterampilan kepada peserta pelatihan untuk mendampingi usaha jasa pariwisata yang ada.

Continue reading

Anggaran Promosi Pariwisata Dipangkas Rp62,6 Miliar

Pelatihan Pariwisata | Diklat Pariwisata-Anggaran promosi pariwisata Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemasaran Pariwisata,  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dipangkas sebesar Rp. 62,616 miliar, menjadi hanya Rp373,025 miliar. “Jadi setelah penghematan dan pemotongan belanja, direktorat kami pagunya sebesar Rp373,025 miliar dari sebelumnya Rp435 miliar,” kata Dirjen Pemasaran Pariwisata Esthy Reko Astuty di Jakarta, Rabu. Kemenparekraf, tahun ini mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp1,7 triliun, kemudian dipangkas Rp197,222 miliar menjadi hanya Rp1,5 triliun.
Continue reading

Pelaku pariwisata risaukan wacana wisata syariah

Diklat Pariwisata| Pelatihan Pariwisata -Pimpinan Lombok Hotel Assosiation (LHA) Stephen Serphane menyatakan sejumlah pelaku pariwisata merisaukan munculnya wacana tentang Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjadi salah satu daerah yang akan mengembangkan wisata syariah. “Sejumlah pelaku pariwisata memprediksikan bahwa angka kunjungan wisatawan akan turun jika Nusa Tenggara Barat (NTB) benar-benar menerapkan model wisata syariah,” katanya di Mataram, Jumat. Ia melanjutkan, saat ini potensi wisata di NTB mulai dilirik berbagai wisatawan lokal dan mancanegara, sehingga diharapkan pemerintah pandai dalam mengemas branding. Continue reading

Pariwisata Maninjau Masih Terkendala Penginapan

Pelatihan Pariwisata | Diklat Pariwisata-Kawasan Maninjau terkenal akan keindahan alam berupa danau yang menenangkan, Danau Maninjau. Bukan hanya itu, kawasan ini pun terkenal karena memiliki kelokan 44 dan Puncak Lawang. Akan tetapi, kendala pariwisata masih nampak di kawasan ini. Apa pasal? Seperti yang dikatakan oleh Bupati Kabupaten Agam, Indra Catri bahwa kendala saat ini masih di penginapan.”Sebenarnya sudah ada beberapa homestay, namun masih harus dibenahi lagi,” katanya ketika ditemui  di Sumatera Barat, baru-baru ini.Kata dia, harga tanah di kabupaten ini masih sangat tinggi, banyak investor yang belum berani menanamkan modalnya. Belum lagi, menyambut event dunia seperti Tour de Singkarak ini, segala fasilitas dan infrastruktur juga harus tercukupi. Bukan hanya akan kedatangan atlet dunia, melainkan juga wisatawan dunia yang ingin menyaksikan event tersebut.
Continue reading