Tag Archives: diklat dinas pariwisata

Anggaran Promosi Pariwisata Dipangkas Rp62,6 Miliar

Pelatihan Pariwisata | Diklat Pariwisata-Anggaran promosi pariwisata Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pemasaran Pariwisata,  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dipangkas sebesar Rp. 62,616 miliar, menjadi hanya Rp373,025 miliar. “Jadi setelah penghematan dan pemotongan belanja, direktorat kami pagunya sebesar Rp373,025 miliar dari sebelumnya Rp435 miliar,” kata Dirjen Pemasaran Pariwisata Esthy Reko Astuty di Jakarta, Rabu. Kemenparekraf, tahun ini mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp1,7 triliun, kemudian dipangkas Rp197,222 miliar menjadi hanya Rp1,5 triliun.
Continue reading

Pelaku pariwisata risaukan wacana wisata syariah

Diklat Pariwisata| Pelatihan Pariwisata -Pimpinan Lombok Hotel Assosiation (LHA) Stephen Serphane menyatakan sejumlah pelaku pariwisata merisaukan munculnya wacana tentang Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjadi salah satu daerah yang akan mengembangkan wisata syariah. “Sejumlah pelaku pariwisata memprediksikan bahwa angka kunjungan wisatawan akan turun jika Nusa Tenggara Barat (NTB) benar-benar menerapkan model wisata syariah,” katanya di Mataram, Jumat. Ia melanjutkan, saat ini potensi wisata di NTB mulai dilirik berbagai wisatawan lokal dan mancanegara, sehingga diharapkan pemerintah pandai dalam mengemas branding. Continue reading

Pariwisata Maninjau Masih Terkendala Penginapan

Pelatihan Pariwisata | Diklat Pariwisata-Kawasan Maninjau terkenal akan keindahan alam berupa danau yang menenangkan, Danau Maninjau. Bukan hanya itu, kawasan ini pun terkenal karena memiliki kelokan 44 dan Puncak Lawang. Akan tetapi, kendala pariwisata masih nampak di kawasan ini. Apa pasal? Seperti yang dikatakan oleh Bupati Kabupaten Agam, Indra Catri bahwa kendala saat ini masih di penginapan.”Sebenarnya sudah ada beberapa homestay, namun masih harus dibenahi lagi,” katanya ketika ditemui  di Sumatera Barat, baru-baru ini.Kata dia, harga tanah di kabupaten ini masih sangat tinggi, banyak investor yang belum berani menanamkan modalnya. Belum lagi, menyambut event dunia seperti Tour de Singkarak ini, segala fasilitas dan infrastruktur juga harus tercukupi. Bukan hanya akan kedatangan atlet dunia, melainkan juga wisatawan dunia yang ingin menyaksikan event tersebut.
Continue reading

Nusa Penida akan Jadi Ikon Destinasi Pariwisata Baru

Pelatihan Pariwisata | Diklat Pariwisata-Penetapan Nusa Penida sebagai salah satu Kawasan Konservasi Perairan (KKP) di Indonesia diharapkan mampu menjadikan pulau tersebut ikon baru destinasi pariwasata di Bali yang mengemas keindahan bawah laut, dengan tradisi dan keramah-tamahan masyarakat yang masih sangat tradisional. Penetapan KKP Nusa Penida Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, dilakukan dengan serangkaian  festival Nusa Penida 2014 Senin (9/5) oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo.Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta mengatakan, dengan diresmian KKP Nusa Penida oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, maka Nusa Penida yang selama ini dinilai sebagai pulau terisolir akan menjadi ikon baru pariwisata di Bali dan Indonesia.  Continue reading

Indonesia Bersama Organisasi Islam Dunia Kembangkan Wisata Islami

Pelatihan Pariwisata | Diklat Pariwisata -Indonesia bekerjasama dengan organisasi Islam Dunia sedang mengembangkan islamic tourisMari Elka Pangestu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI yang ditemui di sela-sela peninjauan lokasi PPKI di Batam menyatakan islamic tourism merupakan pengembangan model wisata berbasis syariah.”Wisata syariah itu maksudnya kegiatan pariwisata yang mengadopsi nilai-nilai Islami,” katanya menjelaskan.

Sehingga menurut Mari, tak salah jika melalui sinergitas even PPKI dan MTQ nasional tahun ini, wisata syariah dapat tersosialisasikan. Sekaligus terus berkembang dan menjadi rujukan dunia. ‘Jadi industri kreatid seperti kuliner halal, busana muslim juga bisa berkembang. Seperti baju yang saya pakai ini. Inikan baju muslim, tapi dimodifikasi jadi dual fungsi. Jadi kerudungnya menempel di baju, dipakai bisa, kalau nggak pun bisa. Kalau nggak dipakai turunkan saja, jadi tetap stylish juga,” tuturnya. Continue reading