Tag Archives: Pelatihan Pariwisata

Pelatihan Pengemasan Daya Tarik Wisata

Pelatihan Pengemasan Daya Tarik Wisata

pantai-indrayanti-wonosari

Pelatihan Pengemasan Daya Tarik Wisata – Daya tarik wisata menjadi salah satu alasan kenapa wisatawan berkunjung ke suatu destinasi. Salah satu faktor yang menjadi perhatian khusus adalah pengemasan daya tarik wisata sebagai bagian terpenting di sebuah destinasi.  Kegiatan pariwisata dapat menjadi besar karena tiga hal yaitu penampilan yang eksotis dari daya tarik wisatanya, adanya keinginan dan kebutuhan orang modern yang disebut hiburan diwaktu senggang, dan memenuhi kepentingan politis pihak yang berkuasa dari suatu negara yang dijadikan sebagai daerah tujuan wisata (Spillane, 1994:14).  Komponen pariwisata yang utama adalah tersedianya  produk wisata. Produk wisata dapat diartikan sebagai keseluruhan pelayanan yang diperoleh, dirasakan atau dinikmati wisatawan sejak meninggalkan rumah menuju daerah tujuan wisata sampai dengan kembali lagi ke rumahnya. Selain itu, penguatan destinasi digital yang menuntut untuk daya tarik yang ada tetap tampil instagramable dan dapat menarik generasi milinea untuk berkunjung. Setiap sisi daya tarik wisata memiliki kekuatan untuk dapat ditawarkan sebagai kekuatan penarik kunjungan wisatawan.

Continue reading

Pelatihan Manajemen Pariwisata Ekonomi Kreatif

Pelatihan Manajemen Pariwisata Ekonomi Kreatif

Pelatihan Manajemen Pariwisata Ekonomi Kreatif

Pelatihan Manajemen Pariwisata Ekonomi Kreatif - Sumbangan sektor ekonomi kreatif cukup signifikan terhadap perekonomian nasioanl. Disisi lain kekuatan pariwisata dalam mendorong aktifitas-aktifitas berbasis ekonomi kreatif juga ikut berperan kuat. Pemerintah sebenarnya sudah menyadari pentingnya pengembangan ekonomi kreatif sehingga dibentuklah badan ekonomi kreatif. Namun demikian di daerah sektor ekonomi kreatif ini berinteraksi secara kuat dengan sektor pariwisata.  Hal itu,  tampak ketika pemerintah menetapkan Tahun 2009 lalu sebagai Tahun Ekonomi Kreatif dan mengeluarkan Instruksi Presiden Nomer 6 Tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif. Pengembangan ekonomi kreatif sebelum diubahnya Kementerian Pariwisata menjadi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berada secara implisit di bawah Kementerian Perdagangan. Kementrian Perdagangan menindaklanjuti Inpres Nomer 6 Tahun 2009 tersebut dengan Rencana Pembangunan Ekonomi Kreatif Tahun 2009- 2025.

Continue reading

Pelatihan Manajemen Usaha Jasa Pariwisata

Pelatihan Manajemen Usaha Jasa Pariwisata

Pelatihan Usaha Jasa Pariwisata

 

Pelatihan Manajemen Usaha Jasa Pariwisata- Usaha Jasa Pariwisata memegang peranan penting dalam meningkatkan pendapatan daerah dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, karena usaha jasa pariwisata  dapat mempertemukan permintaan antar daerah. Potensi pariwisata Indonesia sangatlah besar baik dari potensi wisata budaya, wisata belanja ataupun wisata pendidikan. Dalam mengembangkan pariwisata tentunya didukung oleh industri-industri atau usaha-usaha terkait dengan pariwisata sesuai dengan Undang-Undang Pariwisata No.10 Tahun 2009. Dalam perkembangannya usaha-usaha pariwisata tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda dan memegang peranan yang sangat penting dalam rantai nilai pariwisata dan industri pariwisata. Sebagai contoh usaha akomodasi telah terbagi menjadi beberapa golongan, mulai dari homestay, hotel melati sampai dengan hotel berbintang. Namun demikian tidak atau belum semua usaha pariwisata telah mempunyai klasifikasi dan persyaratan teknis usahanya. Pelatihan ini bertujuan memberi bekal pengetahuan dan keterampilan kepada peserta pelatihan untuk mendampingi usaha jasa pariwisata yang ada.

Continue reading

Pelatihan Pemandu Wisata Museum Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

museum affandi

Pelatihan Pemandu Wisata Museum – Keberadaan pemandu wisata di museum menjadi penting karena tanpa penjelasannya daya tarik ataupun atraksi bagi wisatawan di museum akan terasa kurang berkesan. Tugas pemandu wisata museum selain memberikan penjelasan terkait dengan daya tarik ataupun atraksi yang disediakan juga dapat sebagai sumber informasi bagi wisatawan terutama terkait dengan even—event penunjang di museum. Lingkup pekerjaan pemandu wisata di museum tidaklah berbeda jika dibandingkan pemandu wisata secara umum. Meskipun demikian diperlukan kemampuan berkomunikasi yang baik, standar presentasi personal yang prima serta penguasaan materi yang akan disampaikan. Kemampuan tersebut dapat diperoleh dari jam terbang dan proses belajar Continue reading