Ekspor Ekonomi Kreatif Dipatok Tumbuh 5%

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan, nilai ekspor yang berhasil dicatat oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sekitar Rp119 triliun atau USD10 miliar. Dari total ekspor tersebut lebih banyak dikontribusikan oleh fesyen. “Kerajinan nomor dua, kuliner nomor tiga, tahun ini dominasi fesyen,” kata Mari usai acara konfrensi pers Indonesia Fashion Week di Galeri Nasional, Jakarta, Kamis (13/2/2014).

Untuk 2014, Mari mengaku menargetkan pertumbuhan ekspor sekitar lima persen. Jika dilihat realisasi pada 2013 yang mencapai USD10 miliar, sehingga menjadi USD10,5 miliar pada 2014. “Tahun ini pertumbuhan mungkin USD10,5 miliar, naiknya 5 persen,” tambahnya.Sementara pada pertumbuhan ekonomi kreatif sendiri, Mari berharap bisa tumbuh enam persen pada 2014. Target tersebut juga didukung oleh pertumbuhan pada 2013 yang berhasil tumbuh di atas pertumbuhan nasional.

“Kenapa saya ingin optimistis? Karena pertumbuhan beberapa sektor tumbuh di atas 6 persen tahun lalu, seperti fesyen. Kuliner juga, dan ada satu angka yang menarik. Itu dari production side,” pungkasnya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.