MICE Jadi Harapan Kebangkitan Pariwisata DIY

MICE Jadi Harapan Kebangkitan Pariwisata DIY

Pelatihan Pariwisata –¬†Industri pariwisata DIY dapat mengandalkan wisata Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) pada tahun 2021, di tengah pandemi Covid-19. Target pasar utama wisata MICE di DIY adalah instansi pemerintah dengan tetap menjalankan dan memberlakukan protokol Cleanliness, Health, Safety, and Environment (CHSE), seperti yang telah disosialisasikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Marlina Handayani, berharap MICE yang dilakukan instansi pemerintah mampu membangkitkan pariwisata di DIY.

Ia mengatakan bahwa industri pariwisata DIY sangat terdampak signifikan sejak pandemi Covid-19 mulai Maret 2020. Padahal, pariwisata DIY sudah menjadi penyumbang perekonomian DIY terbesar ketiga setelah industri pengolahan dan konstruksi, serta berkontribusi langsung kepada PDRB DIY sebesar 10,4 persen. Pasca vakum sejak awal hingga pertengahan tahun 2020 lalu akibat pandemi, kegiatan MICE di DIY telah aktif kembali.
Lebih lanjut, Marlina menuturkan bahwa wisata MICE bisa menjadi salah satu yang patut diperhitungkan khususnya dalam mendukung pariwisata berkualitas di DIY di masa pandemi Covid-19.

Kepala Dispar DIY, Singgih Raharjo, mengatakan sektor MICE di DIY masih bisa berjalan terus di masa pandemi Covid-19 karena para penyelenggara MICE di DIY telah menyusun protokol kesehatan untuk MICE. Selain itu, venue atau tempat acara MICE di DIY rata-rata menggunakan hotel yang sudah cukup bagus dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Ia melanjutkan, hotel di DIY yang memiliki fasilitas MICE dirasa sudah siap untuk menampung acara yang berkaitan dengan MICE karena mereka melakukan protokol kesehatan. Terlebih lagi, hotel-hotel tersebut memperhatikan kapasitas atau daya tampung ruangan, sesuai dengan standard yang telah ditentukan dalam protokol kesehatan.

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.