Pelatihan Agrowisata

Dewasa ini pelatihan pariwisata dengan minat agrowisata merupakan salah satu daya tarik wisata yang berkembang dengan pesat. Berbagai objek wisata yang menawarkan daya tarik agrowisata   seperti Batu di Malang dengan Buah Apelnya maupun Turi di Sleman dengan Salak Pondohnya. Hal tersebut di dorong oleh semakin tingginya peminat wisatawan terhadap wisata ekologi atau ecotourism yang termasuk di dalamnya adalah agrowisata.

Sebagai objek wisata yaang berbasiskan ke alam, agrowisata sedapatnya mempertimbangkan empat hal yaitu: pengaturan dasar alaminya yang meliputi kultur/sejarah yang menarik, keunikan sumber daya biofisik alaminya, dan konservasi sumber daya alam serta kultur budaya masyarakat setempat. Yang menjadi faktor utama dalam pengelolaan agrowisata adalah kualitas lingkungan yang harus selalu terjaga.
Bertolak dari hal tersebut di atas maka telah disusun materi pelatihan selama 3 hari pertemuan yang menekankan materi pada pengembangan dan pengelolaan agrowisata.

Maksud:
Membantu peserta dalam merencanakan dan mengembangkan potensi agrowisata termasuk di dalamnya identifikasi potensi, pengelolaan, serta pemasaran produk. Disamping itu peserta diharapkan mampu mengembangkan atraksi pendukung di lokasi agrowisata.

Tujuan
Dari pelatihan  ini peserta diharapkan mampu:

  1. Mengidentifikasi potensi yang dapat dikembangkan dalam agrowisata
  2. Mengembangkan berbagai atraksi untuk mendukung wisata agro
  3. Memasarkan produk agar mampu menarik wisatawan
  4. Mengembangkan produk agar mampu menjadi daya tarik wisata serta bermanfaat terhadap linkungan

Peserta:

Peserta pelatihan dapat berasal dari:

  1. Pengelola agrowisata
  2. Masyarakat dilingkungan agrowisata

Durasi:
3 Hari

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.