Pelatihan dan Bimtek Pariwisata bagi Anggota DPRD Komisi B/II yang membidangi kepariwisataan merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas legislator dalam memahami arah pembangunan pariwisata di daerah.
Sebagai garda terdepan dalam fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran, anggota DPRD memiliki peran vital dalam memastikan kebijakan kepariwisataan selaras dengan potensi lokal serta visi pembangunan nasional.
Melalui program pelatihan dan training kepariwisataan yang diselenggarakan oleh Jogja Tourism Training Center (JTTC), para peserta akan mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang dinamika industri pariwisata modern, kebijakan destinasi, hingga pengelolaan potensi wisata berbasis masyarakat.
Program ini tidak sekadar menambah wawasan, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kapasitas agar anggota DPRD mampu berkontribusi lebih efektif dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada kemajuan pariwisata daerah.
Peran Strategis DPRD dalam Pengembangan Sektor Pariwisata
Anggota DPRD memiliki tanggung jawab besar dalam mengarahkan dan mengawasi pembangunan sektor pariwisata di wilayahnya.
Dengan meningkatnya kontribusi pariwisata terhadap PDRB daerah dan penciptaan lapangan kerja, dibutuhkan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Melalui Bimtek Pariwisata ini, peserta akan memahami secara mendalam:
- Keterkaitan antara kebijakan daerah dan regulasi nasional dalam konteks kepariwisataan.
- Perencanaan anggaran kepariwisataan yang efisien dan berbasis pada data serta potensi lokal.
- Peningkatan kolaborasi antar sektor, baik antara pemerintah, swasta, maupun masyarakat.
- Penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan, termasuk aspek konservasi budaya dan lingkungan.
Pelatihan ini memberikan wawasan praktis agar anggota DPRD tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menilai dan mengawasi implementasi kebijakan pariwisata secara efektif.
Tujuan Diselenggarakannya Bimtek Pariwisata DPRD
Pelatihan ini dirancang dengan beberapa tujuan utama, antara lain:
- Meningkatkan kapasitas pengetahuan dan kompetensi teknis anggota DPRD dalam bidang kepariwisataan.
- Mendorong sinergi antara kebijakan daerah dan nasional, agar arah pembangunan pariwisata sejalan dengan RIPPARNAS dan RPJMD.
- Membangun perspektif pariwisata berkelanjutan, yang mengutamakan keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan.
- Meningkatkan kemampuan advokasi kebijakan, terutama dalam mendukung pelaku usaha wisata dan masyarakat lokal.
- Menumbuhkan kesadaran peran DPRD sebagai penggerak perubahan, bukan sekadar pengawas, dalam kemajuan sektor pariwisata.
Ruang Lingkup Materi Pelatihan
Materi dalam training ini disusun secara komprehensif, dengan pendekatan akademik dan praktikal yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap daerah. Beberapa topik utama yang dibahas antara lain:
Kebijakan dan Regulasi Kepariwisataan
Peserta akan memahami kerangka hukum nasional dan daerah, termasuk Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan dan berbagai turunannya. Pembahasan ini mencakup bagaimana DPRD dapat berperan aktif dalam penyusunan Perda Kepariwisataan yang adaptif terhadap tren global dan kebutuhan lokal.
Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Daerah
Sesi ini membahas bagaimana anggota DPRD dapat menilai dan mendorong program pengembangan destinasi wisata berbasis potensi unggulan daerah, seperti wisata alam, budaya, kuliner, maupun buatan. Peserta juga akan mempelajari pendekatan community based tourism yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Peningkatan Daya Saing dan Branding Daerah
Melalui studi kasus dan simulasi, peserta akan memahami pentingnya strategi promosi dan destination branding yang efektif. Tujuannya agar daerah memiliki identitas pariwisata yang kuat, menarik investor, dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Kolaborasi Stakeholder Pariwisata
Sesi ini menyoroti pentingnya kerja sama antara DPRD, pemerintah daerah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ekosistem pariwisata yang tangguh dan berkelanjutan.
Digitalisasi dan Transformasi Ekonomi Kreatif
Peserta akan diperkenalkan pada tren digitalisasi pariwisata, termasuk penggunaan teknologi dalam promosi destinasi, manajemen data, serta integrasi dengan sektor ekonomi kreatif. Hal ini penting agar kebijakan DPRD tidak tertinggal dari perkembangan industri 4.0.
Manfaat Mengikuti Bimtek Pariwisata DPRD
Mengikuti pelatihan ini memberikan berbagai manfaat langsung bagi peserta maupun lembaganya, antara lain:
- Peningkatan kompetensi individu dan kelembagaan DPRD dalam bidang kepariwisataan.
- Wawasan yang lebih luas tentang kebijakan dan tren pariwisata global serta implikasinya bagi daerah.
- Kemampuan membuat keputusan berbasis data dan kajian ilmiah.
- Jaringan kerja (networking) dengan sesama anggota DPRD dan pelaku industri pariwisata dari berbagai daerah.
- Pemahaman tentang pengelolaan anggaran kepariwisataan secara efektif dan transparan.
- Pemahaman terhadap model kemitraan publik-swasta (PPP) dalam pengembangan sektor pariwisata.
- Meningkatkan kredibilitas dan akuntabilitas DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan sektor pariwisata.
Metode dan Pendekatan Pelatihan
Bimtek Pariwisata DPRD disusun dengan metode pembelajaran yang interaktif dan aplikatif, meliputi:
- Pemaparan materi dan diskusi tematik dengan pakar pariwisata nasional.
- Studi kasus daerah unggulan yang berhasil membangun pariwisata berkelanjutan.
- Simulasi penyusunan kebijakan dan penganggaran sektor pariwisata.
- Kunjungan lapangan (field trip) ke destinasi wisata yang sukses mengintegrasikan aspek sosial, budaya, dan ekonomi.
- Workshop penyusunan rencana kerja dan penguatan kelembagaan bidang pariwisata.
Metode ini memastikan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktis untuk diterapkan dalam konteks daerah masing-masing.
Fasilitas dan Benefit Peserta
Peserta Bimtek akan mendapatkan berbagai fasilitas dan manfaat yang menunjang proses pembelajaran:
- Materi Pelatihan Lengkap
- Sertifikat Pelatihan
- Training KIT
- Softcopy Materi Pelatihan
- Trainer Expert & Profesional
- Snack & Lunch
- Dokumentasi Kegiatan dan Kunjungan Lapangan
Selain itu, bagi daerah yang memerlukan sertifikasi kompetensi di bidang kepariwisataan, JTTC telah bekerja sama dengan LSP Jana Dharma Indonesia untuk menyelenggarakan uji kompetensi resmi berbasis standar BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
Dampak Jangka Panjang bagi Daerah
Bimtek Pariwisata DPRD tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menghasilkan dampak nyata:
- Kebijakan daerah yang lebih terarah dan sesuai dengan potensi wisata lokal.
- Peningkatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
- Optimalisasi alokasi anggaran sektor pariwisata melalui kebijakan yang berbasis data.
- Penguatan tata kelola destinasi wisata, termasuk manajemen risiko dan keberlanjutan lingkungan.
- Terbentuknya jejaring antar DPRD lintas daerah, yang mempercepat pertukaran ide dan praktik terbaik (best practices).
Mengapa Memilih JTTC sebagai Mitra Pelatihan?
Sebagai lembaga pelatihan dan sertifikasi terkemuka, Jogja Tourism Training Center (JTTC) memiliki reputasi nasional dalam penyelenggaraan pelatihan berbasis kebutuhan daerah dan instansi pemerintah.
Dengan dukungan instruktur profesional dan kurikulum yang selalu diperbarui sesuai kebijakan nasional, JTTC menjadi mitra terpercaya bagi pemerintah daerah dan DPRD di seluruh Indonesia.
Selain itu, JTTC juga memiliki jaringan kerjasama dengan berbagai lembaga seperti Bhakti Mandiri Wisata Indonesia dan LSP Jana Dharma Indonesia, memastikan setiap pelatihan memiliki nilai tambah berupa sertifikasi dan jejaring profesional di sektor pariwisata.
Membangun Pariwisata Daerah Berdaya Saing Melalui DPRD yang Kompeten
Bimtek Pariwisata bagi anggota DPRD Komisi B/II bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun kapasitas sumber daya manusia daerah.
Dengan pengetahuan dan kompetensi yang tepat, anggota DPRD dapat menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan pembangunan pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak bagi masyarakat.
Ikuti Sertifikasi dan Pelatihan Pariwisata untuk DPRD di JTTC
Apabila Anda atau instansi Anda ingin memperkuat kapasitas di bidang kepariwisataan, ikuti program Pelatihan dan Bimtek Pariwisata untuk DPRD di Jogja Tourism Training Center (JTTC).
Dapatkan pembelajaran langsung dari trainer berpengalaman, fasilitas lengkap, serta kesempatan sertifikasi resmi dari LSP Jana Dharma Indonesia.
Hubungi kami melalui:
WhatsApp: +62 811-2647-094
Bangun pariwisata berdaya saing mulai dari kebijakan yang kompeten — bersama JTTC, mitra pelatihan kepariwisataan terpercaya di Indonesia.
