Fotografi untuk Promosi Digital Pariwisata

pelatihanpariwisata-Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran dan kontribusi penting dalam pembangunan perekonomian nasional maupun daerah. Kemajuan dan kesejahteraan ekonomi yang semakin tinggi telah menjadikan pariwisata sebagai bagian pokok dari kebutuhan atau gaya hidup manusia. Bahkan telah menggerakkan jutaan manusia untuk mengenal alam dan budaya ke belahan dunia lainnya.

Bila kita mengacu ke dalam konstitusi, yaitu Undang-Undang Republik Indonesia nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan, pariwisata didefinisikan sebagai berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, dan pemerintah, baik pusat maupun daerah. Sementara pengertian pariwisata dalam The World Tourism Organization (UNWTO) adalah fenomena sosial, budaya, dan ekonomi yang melibatkan perpindahan orang ke negara atau tempat di luar lingkungan biasanya untuk tujuan pribadi, bisnis, atau profesional.

Salah satu bentuk dukungan pemerintah bagi pariwisata adalah dengan membuat Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik Dana Pelayanan Kepariwisataan Tahun Anggaran 2022. Petunjuk teknis tersebut digunakan sebagai acuan bagi pemerintah daerah guna meningkatan kapasitas masyarakat pariwisata dan pelaku usaha wisata. Caranya adalah dengan melakukan berbagi jenis pelatihan. Termasuk di dalamnya pelatihan pemasaran digital.

Di dalam peraturan menteri tersebut, dijelaskan bahwa fotografi merupakan salah satu cara untuk promosi digital. Hal tersebut dikarenakan foto merupakan sebuah media komunikasi yang bisa digunakan untuk menyampaikan ide atau pesan kepada orang lain. Media foto dapat mendokumentasikan suatu peristiwa penting yang dapat menarik perhatian orang.

Tentu saja dalam menjadikan fotografi sebagai alat promosi digital pariwisata, kita harus paham ilmunya. Kita mesti menguasai pentingnya fotografi dalam promosi digital, prinsip-prinsip fotografi dalam promosi digital pariwisata, penggunaan kamera telepon selular untuk fotografi dalam promosi digital (kelebihan dan kekurangannya), teknik pengambilan gambar (pencahayaan, sudut pengambilan, zooming, dan lain-lain), memilih foto yang baik dan menarik, dan menyajikan serta mengelola foto dalam media promosi digital.

Jogja Tourism Training Center (JTTC) sebagai sebuah lembaga pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) umum dan bidang pariwisata yang didirikan oleh kolaborasi antara Universitas Gadjah Mada (UGM), The Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies Daerah Istimewa Yogyakarta (ASITA DIY), dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PHRI DIY), juga memberikan service pelatihan tersebut. Dalam memberikan pelatihan, JTTC telah berkompeten dengan dipercayai dinas dan instansi di Indonesia.

Untuk informasi mengenai pelatihan dan kerjasama di bidang pariwisata, silakan menghubungi admin kami (0812-1501-7910).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.