Indonesia Tengah Mengembangkan Pariwisata Halal

Indonesia Tengah Mengembangkan Pariwisata Halal

Pelatihan Pariwisata — Indonesia tengah mengembangkan konsep pariwisata ramah Muslim atau pariwisata halal.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan Sumatera Barat dan Aceh berpotensi jadi destinasi untuk pengembangan pariwisata halal tersebut.

Pada konferensi pers, Senin, Sandiaga Uno mengatakan bahwa beliau akan ke Sumbar dan Aceh untuk membicarakan tentang proses pengerjaan potensi pariwisata ramah muslim.

Menurut beliau, kementeriannya saat ini sedang meninjau dan menata ulang secara menyeluruh sektor pariwisata halal di Indonesia.

Sandiaga menuturkan, pariwisata halal harus ditekankan sebagai destinasi yang memberikan banyak pelayanan untuk wisatawan muslim.

Ia melanjutkan, berdasarkan hasil pembedahan data,  wisatawan yang fokus mencari wisata ramah muslim di Indonesia kebanyakan berasal dari Malaysia, Singapura, dan wisatawan dalam negeri.

Menurut Sandiaga hal tersebut harus diperbaiki lagi sebab belum bisa mengonversi para wisatawan dari Timur Tengah.

Namun, masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung menjadikan wisatawan dalam negeri sebagai prioritas

Beliau mengatakan bahwa pengembangan servis tambahan untuk ramah muslim yang  berkelanjutan akan mampu menaikkan minat wisata dan semakin membuka peluang agar kita pulih.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno diminta mengembangkan wisata halal oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Pengembangan wisata halal pun diharap tidak hanya bertahan, tetapi juga bisa menangkap peluang untuk menggairahkan sektor pariwisata setelah pandemi Covid-19.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.