Arief Yahya Ingin Salip Pertumbuhan Pariwisata Malaysia

Pelatihan Pariwisata  | Jadwal Pelatihan Pariwisata 2015

p99_Bintan-edit_miniMenteri Pariwisata Arief Yahya ingin industri pariwisata di Indonesia bersaing ketat dengan pariwisata di negeri tetangga Malaysia yang saat ini mempunyai nilai pertumbuhan tertinggi di kawasan Asia Tenggara.Pertumbuhan jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke Malaysia mencapai 9,6 persen, meningkat dari angka 20,9 juta Wisman pada 2013 menjadi 22,9 juta Wisman pada 2014, ungkap Menpar Arief Yahya ketika menjadi pembicara pada acara ASEAN Summit for State-Owned Enterprises and Media di Batam, Jumat pekan lalu.

Sementara Indonesia pada 2014 hanya mencatatkan angka kunjungan wisman sebesar 9.435.411 atau tumbuh 7,2 persen dibandingkan dengan tahun 2013 yang sebanyak 8.802.129 wisman.  Dengan angka pertumbuhan tersebut, Arief mengatakan industri pariwisata Indonesia sudah “sustainable” atau terus tumbuh karena lebih tinggi dari angka rata-rata pertumbuhan pariwisata dunia sebesar 4,7 persen. “Namun belum cukup kompetitif,” kata Arief. Agar kompetitif, pertumbuhan industri pariwisata indonesia harus mendekati kompetitor terdekatnya di regional ASEAN. Sementara pemerintah menargetkan untuk menggaet 20 juta wisman pada 2019 nanti. “Walaupun sudah 20 juta, angka itu masih kalah dengan Malaysia,” kata Arief.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.