Spanyol Gelar Konferensi Pariwisata Halal

Pelatihan Pariwisata |Diklat Pariwisata-“Ini terobosan baru,” ujar Tasneem Mahmood, penyelenggara Konferensi Pariwisata Halal seperti dikutip Zawya dan islamonline.com. “Ini juga reaksi kami atas tren baru di industri pariwisata.” Konferensi akan berlangsung dua hari, yaitu 22 dan 23 September. Pelaku industri — investor, biro perjalanan, dan pelaku industri transportasi — dari negara-negara Islam diharapkan hadir untuk membicarakan pengembangan pasar.

“Lebih penting lagi, lewat konferensi ini semua memahami peluang besar industri pariwisata halal,” ujar Mahmood.Industri pariwisata halal mengalami booming tahun 2012, dengan jumlah pemasukan satu triliun dollar. DinarStandard, sebuah lembaga riset bisnis, memperkirakan sektor ini masih akan tumbuh menjadi 1,6 juta triun dolar AS pada 2018.

“Setiap negara Islam harus melihat bisnis ini karena berkembang sangat pesat. Muslim yang berlibur terus bertambah,” kata Mahmood.

Konferensi dua hari itu akan ditutup dengan tur Andalucia, satu dari sekian kota yang dibangun penguasa Muslim di Spanyol. Spanyol mengeruk miliaran dolar per tahun dari wisata di kota ini, dan wisatawannya adalah Muslim dari berbagai negara.[tst]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *